Logo Visit BantaragungVisit BantaragungDesa Wisata di Kaki Gunung Ciremai
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Belanja Kuliner di Pasar Bumi Pakuwon Pakai Benggol
Berita Desa

Belanja Kuliner di Pasar Bumi Pakuwon Pakai Benggol

kuliner4 November 2026 · Oleh Admin

Di Pasar Bumi Pakuwon, uang rupiah tidak berlaku. Pembeli harus menukar uangnya dengan benggol lebih dulu, lalu berbelanja memakai koin itu. Aturan inilah yang membuat pasar di Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Majalengka, terasa berbeda dari pasar lain. Pasar ini berlangsung setiap bulan, tetapi pada 31 Oktober lalu digelar Festival Pasar Bumi Pakuwon yang hanya diadakan setahun sekali.

Sabtu lalu, rombongan open trip bergerak ke Desa Wisata Bantaragung. Salah satu peserta datang sendirian dan ternyata jadi yang paling muda di antara semua. Tujuan hari itu ada dua: Curug Cipeteuy dan Festival Pasar Bumi Pakuwon. Paket sehari itu dihargai 350 ribu rupiah, sudah mencakup tur sehari penuh, makan, dan benggol untuk belanja.

Yang membuat Pasar Bumi Pakuwon menarik adalah cara bertransaksinya. Pengunjung tidak bisa langsung membayar dengan rupiah, sebab benggol jadi alat tukar selama pasar berlangsung. Deretan dagangan kuliner dan lapak warga berjajar di area pasar, dan benggol yang sudah ada di dalam paket membuat peserta tinggal memakainya untuk berbelanja. Suasananya khas pasar desa: ramai, dekat, dan akrab.

Festival Pasar Bumi Pakuwon hanya digelar sekali setahun, tepat pada 31 Oktober, sementara pasar bulanannya tetap berjalan setiap bulan. Artinya, kesempatan merasakan suasana festival sekaligus menyambangi Curug Cipeteuy dalam satu hari baru akan datang lagi tahun depan. Bagi yang ingin menjajal pengalaman berbelanja dengan benggol, open trip sehari ke Bantaragung bisa jadi cara paling ringkas untuk sampai ke sana.

bantaragungpasarbumipakuwon