Logo Visit BantaragungVisit BantaragungDesa Wisata di Kaki Gunung Ciremai
  1. Beranda
  2. Artikel
  3. Pasar Bumi Pakuwon: Rasa, Nada, dan Cerita di Bantaragung
Berita Desa

Pasar Bumi Pakuwon: Rasa, Nada, dan Cerita di Bantaragung

berita desa29 April 2026 · Oleh Admin

Sawah di Pakuwon biasanya hanya berisi angin dan suara burung. Tapi akan berbeda pada Sabtu, 30 Mei 2026. Di tengah Kawasan Sawah Pakuwon, Desa Wisata Bantaragung, Kecamatan Sindangwangi, Majalengka, Pasar Bumi Pakuwon akan mengisi ruang publik itu dengan tiga hal yang selalu dekat dengan keseharian desa: rasa, nada, dan cerita.

Yang membuat kegiatan ini berbeda adalah dukungan Program Pendayagunaan Ruang Publik. Lewat program itu, pasar tidak sekadar berdiri di satu halaman yang kosong. Pasar Bumi Pakuwon dibangun sebagai ruang yang hidup, tempat rasa, nada budaya, dan jejak cerita bertemu dalam satu hari yang sama. Ruang publik yang terawat justru perlu kegiatan yang menarik orang kembali, dan pasar menjawab kebutuhan itu.

Tiga unsur itu punya tugas masing-masing. Rasa membuat orang duduk lebih lama sebelum pulang ke rumah. Nada memberi warna pada acara, sebab nyanyian dan bunyi budaya punya tempat yang layak didengar. Jejak cerita menjadi pengingat bahwa sebuah desa menyimpan kenangan yang layak dibagikan kepada siapa saja yang mau mendengar.

Kalau selama ini ruang publik di desa terasa hening, hari ini bisa dipakai untuk mengisinya bersama. Ruang publik bekerja ketika ada orang yang mengisinya, dan siapa pun boleh menjadi bagian dari itu. Cukup datang ke Kawasan Sawah Pakuwon pada Sabtu, 30 Mei 2026, lalu ikut menghidupkan ruang publik melalui rasa, nada, dan cerita.

announcements