Program Psychological First Aid hadir sebagai langkah siaga dini dalam menghadapi bencana. Kegiatan ini mengajarkan masyarakat cara memberikan dukungan psikologis awal kepada korban yang mengalami tekanan mental. Tujuannya sederhana: mempercepat pemulihan sebelum penanganan lanjutan dilakukan.
Dalam sesi pelatihan, peserta belajar mengenali tanda-tanda trauma yang sering muncul pada korban bencana. Gejala seperti kebingungan, kecemasan berlebih, atau penarikan diri menjadi fokus pengamatan. Dengan pemahaman ini, masyarakat mampu bertindak cepat dan tepat saat situasi darurat terjadi.
Keterampilan pertolongan psikologis dasar menjadi materi inti yang dipraktikkan langsung. Peserta dilatih mendengarkan aktif, menenangkan korban, serta menghubungkan mereka dengan layanan profesional. Pendekatan ini menekankan peran warga sebagai garda pertama pemulihan mental.
Kegiatan ini dinilai penting karena dampak psikologis bencana sering terlambat ditangani. Padahal, intervensi awal mampu mencegah trauma berkepanjangan. Dengan kesiapan mental yang baik, masyarakat tidak hanya selamat secara fisik, tetapi juga kuat secara psikologis.




