Inventarisasi data spasial menjadi langkah awal dalam pengelolaan Kampung Herbal yang lebih terstruktur. Program ini memetakan lokasi tanaman herbal serta fasilitas pendukung di kawasan wisata tersebut.
Data spasial yang terkumpul kemudian digunakan untuk mengembangkan peta digital dan sistem navigasi wisata. Peta ini memudahkan pengunjung menemukan titik-titik penting seperti kebun herbal, area edukasi, dan fasilitas umum.
Dengan adanya pemetaan yang akurat, pengelolaan kawasan menjadi lebih efektif. Data ini juga menjadi fondasi untuk pengembangan potensi wisata secara berkelanjutan.




